Ranah Minangku

16 October 2009 at 04:06 | In Coretan | Leave a Comment

Tunas tunas bangsa…
Satu per satu dari mereka berjatuhan
Satu per satu dari mereka berguguran

Tongkat estafet yang semula tidak utuh lagi
Semakin tidak jelas nasibnya
Kepada siapakah ia akan berpegang?

Intan intan keluarga…
Hilang, hancur, dan kilauannya pun semakin redup
Siapakah yang akan mampu menggantikan intan ini?

Tonggak tonggak penopang bundo kanduang
Telah retak bahkan patah
Tak mampu menyangga kehidupan lagi

Apakah yang akan terjadi esok?
Akankah esok mentari masih menjelang?
Akankah mentari masih menerangi ranah Minang?

Tetaplah teguh kawan…
Tetaplah menatap masa depan…
Harapan itu masih ada…
Dan akan selalu ada jika Tuhan belum berkata “akhir”

Tongkat estafet itu akan kita raih, kawan…
Kitalah intan intan keluarga yang akan berkilau
Kitalah tonggak tonggak penopang rumah gadang selanjutnya
Kitalah para pengembara pendidikan bundo kanduang
Mari kita buat mentari tetap menyinari ranah Minang

Bandung, 1 Oktober 2009
Vholoz van Achey

No Comments Yet »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.